Wartasaj.com-Rosario, lambang suci, penghalang setan dan nafsu. Salah satu syair lagu yang sering dinyanyikan pada bulan Maria dan Rosario. Ziarah bersama Maria pada bulan Rosario berakhir hari ini.
Di akhir Oktober, 31 Oktober 2026, keluarga besar SMA Sto. Arnoldus Janssen berziarah ke Gua Maria-Bikono. Mereka mendaraskan “salam Maria” sambil memegang rosario. Pada setiap kali “Salam Maria,” tangan berpindah pada butir rosario yang lain.
Tiga Peristiwa Terang didoakan dengan intensi yang berbeda.
Usai merenungkan tiga Peristiwa Terang, semua menyiapkan diri untuk merayakan Ekaristi.
Ekaristi dipimpin oleh Pater Aris Wawo, SVD, ditemani Pater Armando.
Pater Aris menyampaikan Kotbah dengan singkat. “Ziarah ini adalah jalan pulang kepada Orang Tua.” Maria adalah Bunda Kaum beriman. Maria adalah Ibu yang luar biasa.
“Kita memiliki Orang Tua, dan Orang Tua adalah insan-insan yang mengambil peran Maria, menjadi pendidik dan pengasuh,” ungkap Pater Aris.
“Hormati Orang Tua, hargailah mereka. Mereka tidak sempurna seperti Maria, namun mereka sudah memberikan yang terbaik untuk kita. Doakan Orang Tua kita masing-masing!, ajak Pater Aris.
Ekaristi berlangsung meriah dan mulia. Koor oleh paduan suara SAJ. Mereka menyanyikan lagu-lagu Maria dan beberapa lagu liturgis.
Usai Ekaristi, semua warga sekolah menikmati snack dan bekal masing-masing.












