Example 700x300
Example floating
Example floating
Berita

Komunitas Penelitian Ilmiah SMA Sto Arnodus Janssen Gandeng Akademisi Unika Perkuat Fondasi Riset Siswa

233
×

Komunitas Penelitian Ilmiah SMA Sto Arnodus Janssen Gandeng Akademisi Unika Perkuat Fondasi Riset Siswa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Wartasaj.com-Langkah konkret dalam mendorong penguasaan ilmu pengetahuan yang sistematis, SMA Santo Arnoldus Janssen (SAJ) Kupang resmi membentuk Komunitas Penelitian Ilmiah. Sebagai langkah awal, dilakukan pelatihan riset kepada beberapa guru dan siswa selama dua hari yakni tanggal 6-7 Februari 2026. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Pater Apolynarius Wawo, SVD.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Pater Aris Wawo, SVD menekankan bahwa pembentukan komunitas ini adalah investasi pengetahuan bagi masa depan siswa.

Example 300250

“Lembaga pendidikan harus menjadi rahim bagi lahirnya pemikir-pemikir kritis. Dengan dibukanya komunitas ini, kami berkomitmen menyediakan wadah bagi siswa untuk melatih daya nalar, ketajaman analisis, dan kemampuan riset yang teruji sejak dini,” tegas beliau.

Komunitas ini dikoordinir secara intensif oleh tim pendidik SMA SAJ, yakni Fransiska Nitti, S.Pd., M.Si., Angela Merici Lolomsait, S.Ak., M.M., dan Yohanes Fallo, M.Pd. Ketiganya berkomitmen mentransformasi pola pikir siswa dari sekadar konsumen informasi menjadi pribadi yang kritis berbasis data.

Pada sesi pelatihan perdana, pemateri dari Universitas Katolik Widya Mandira (Unika) Kupang, Pater Petrus Tan, SVD dan Romo Yudha Pr, memberikan pemaparan mendalam terkait struktur berpikir ilmiah.

Pater Petrus Tan, SVD menekankan pentingnya kemampuan identifikasi masalah dan perumusan hipotesis.

“Dunia riset adalah tentang kemampuan kita dalam membedah kompleksitas masalah menjadi variabel-variabel yang dapat diukur. Kami ingin anak-anak di komunitas ini mampu menghasilkan karya tulis yang solutif, original, dan relevan dengan tantangan zaman saat ini”, ungkapnya.

Sementara itu, Romo Yudha, Pr menyoroti objektivitas adalah ruh dari setiap penelitian.

“Penelitian ilmiah menuntut ketajaman dalam mengobservasi fakta tanpa bias. Siswa dilatih untuk membuktikan sebuah fenomena secara empiris, sehingga setiap kesimpulan yang diambil memiliki dasar argumen yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” tegasnya.

Fransiska Nitti, S.Pd., M.Si., selaku salah satu koordinator, memberikan penekanan khusus pada pentingnya integritas dan tata kelola dalam sebuah riset.

“Penelitian bukan hanya soal menemukan data, tapi tentang kejujuran intelektual dan kemauan untuk menggali kebenaran secara terstruktur. Melalui komunitas ini, kami ingin membentuk karakter siswa yang teliti, objektif, dan mampu mempertanggungjawabkan setiap ide yang mereka tuangkan dalam karya ilmiah,” ungkapnya.

Sementara itu, Angela Merici Lolomsait, S.Ak., M.M., menambahkan bahwa pembentukan komunitas ini adalah wadah bagi siswa untuk mengeksplorasi rasa ingin tahu mereka secara ilmiah agar tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi sebagai produsen ilmu pengetahuan.

Selain itu, Yohanes Fallo, M.Pd. juga memastikan pendampingan dilakukan secara berkelanjutan agar hasil penelitian siswa memiliki dampak nyata.

Kegiatan ini disambut penuh antusias oleh anak-anak yang bergabung dalam komunitas. Mereka diajak untuk peka terhadap fenomena di lingkungan sekitar, termasuk isu lingkungan hidup dan sosial, dan menuangkannya dalam kerangka penelitian ilmiah.

Dengan terbentuknya komunitas ini, SMA Santo Arnoldus Janssen Kupang berharap dapat mencetak generasi yang mampu berpikir solutif dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui penelitian-penelitian illmiah.

 

 

Example floating

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *