Wartasaj.com-Dalam rangka merayakan 150 tahun SVD sejagat, SMA Santo Arnondus Janssen Kupang menggelar Pentas Seni (Pensi) di aula sekolah, pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Acara yang meriah dan bermakna ini disaksikan oleh semua peserta didik, guru, orang tua serta para tamu undangan.
Komunitas paduan suara membuka acara pentas seni dengan lagu “Bentara Sabda”. Disusul dengan penampilan dari teater Zarathustra yang mengguncang para penonton. Kelompok biola tampil perdana di acara ini dengan alunan irama gawai biola yang sangat indah.
Beberapa lagu seperti Goodness of God, Inang Nona, Angel, Manu Basaliras, Inaro dan Sajojo dinyanyikan oleh paduan suara. Selain itu, komunitas band dari kelas X juga ikut memeriahkan acara ini.
Semua penonton terkesima menyaksikan pentas seni ini. “Baru pertama kali saya melihat pementasan seperti ini. Sangat luar biasa!”ujar salah satu orang tua peserta didik ketika diwawancarai.
Sutradara pementasan teaterĀ yang berjudul Totus Tuus, Gregorius Valentino Ukat, S.Fil mengaku bahwa kelompok teater binaannya melakoni perjuangan awal Sto. Arnodus Janssen mendirikan Rumah Misi. Situasi yang sulit waktu itu, menjadi inspirasi baginya untuk mendirikan Rumah Misi dengan penuh komitmen.
Pak Valen juga menjadi pelatih dan pendamping komunitas-komunitas kreatif di SMA Sto. Arnoldus Janssen. Ia mendampingi komunitas teater, paduan suara, ansambel gitar dan biola, dan band.
Komunitas ansambel biola baru dibentuk tiga bulan lalu, dan sejak dua bulan terakhir mereka melakukan latihan secara intensif. Penampilaan perdana mereka luar biasa. Mereka membawakan instrumen canon in d mayor.
“Kami berusaha menampilkan yang terbaik sebisa kami, dan Puji Tuhan kami berhasil”, kata Sheva Taek Laun, salah satu pemain biola SMA Santo Arnondus Janssen Kupang.
Pentas seni ini ingin mengajak para penonton untuk memahami perjuangan Sto. Arnondus Janssen dalam mendirikan Serikat Sabda Allah (SVD). Kita diharapkan untuk belajar dari Sto. Arnoldus yang pantang menyerah pada situasi sulit.














