Di sebuah kota kecil, hiduplah seorang pemuda bernama Rio yang telah lama menyimpan perasaan cintanya terhadap seorang gadis bernama Alana. Mereka berdua telah berteman sejak SMA, namun Rio tidak pernah berani mengungkapkan perasaannya.
Suatu hari, ketika Valentine mendekat, Rio memutuskan untuk menulis surat cinta kepada Alana. Ia menghabiskan berjam-jam untuk menulis surat yang sempurna, namun ketika ia hendak mengirimkannya, ia ragu-ragu.
Hari Valentine pun tiba, dan Rio tidak berhasil mengirimkan surat cintanya. Ia merasa kecewa dan putus asa. Keesokan harinya, Rio bertemu dengan Alana di kafe. Alana terlihat sedih dan Rio bertanya apa yang terjadi. Alana mengatakan bahwa ia telah menunggu seseorang untuk mengirimkan hadiah Valentine padanya, namun tidak ada yang datang.
Rio merasa bersalah dan ingin mengungkapkan perasaannya, namun ia masih ragu-ragu. Ia memutuskan untuk mengirimkan surat cintanya melalui pesan singkat. Rio menerima pesan tersebut dan terkejut. Ia tidak menyangka bahwa Rio menyimpan perasaan cintanya terhadapnya. Alana memutuskan untuk bertemu dengan Rio dan mengungkapkan perasaannya.
Pada suatu waktu mereka berdua bertemu dan mengungkapkan perasaan cintanya. Meskipun surat cinta Rio terlambat, namun cintanya tetap sampai kepada Alana. Mereka berdua memutuskan untuk memulai hubungan dan merayakan Valentine bersama-sama. Rio menyadari bahwa cinta tidak pernah terlambat, yang paling penting adalah berani mengungkapkannya.














