oleh Maria Jesicha Tae (XD)
Judul Buku : Bumi milik Kay
Penulis : Keyra Adriani
Penerbit : Cloud Books
Tahun Terbit : 2024
Jumlah Halaman : 336 Halaman
Cetekan ke- : Pertama
Sinopsis
Pada “novel Bumi milik Kay” ada tokoh yang bernama Arafka Bumi Gentala dan Kaynara Flora Adisti. Mereka berdua sebagai peran utama dalam kisah tersebut. Selain itu, ada juga tokoh lainnya yang bernama Zetta, Caliza, Carla, Jarrel, Arion, Gasya.
Kisah mereka dimulai saat Kay harus menerima kenyataan bahwa ia akan menikah dengan pria yang enam tahun lebih tua darinya.
Sama dengan Kay, Arafka Juga kesal saat ayahnya memaksanya untuk menikahi gadis berusia delapan belas tahun. Namun, itu bukanlah masalah utamanya. Arafka pikir tidak akan ada yang berubah saat ia menikahi gadis yang selalu memanggilnya Om Bumi itu. Namun, Arafka salah besar, justru tugasnya semakin bertambah karena Kay yang selalu membuat ulah, terutama di sekolah. Seiring berjalannya waktu, Kay mulai luluh dan menuruti semua perkataan Arafka. Dan tanpa sadar, Kay pun mulai memiliki perasaan kepada Arafka, suaminya sendiri.
Di suatu pagi, Kay hampir terlambat ke sekolah karena ia terlambat bangun, dan membangunkannya tetapi Kaynara masih tertidur, lalu Arafka pun mempunyai ide untuk membangunkan istri kecilnya itu dengan ancaman “kalau kamu tidak mau bangun Aku akan menciummu”, Kaynara pun bangun dari tempat tidur dan lari masuk dalam kamar mandi.
Setelah mandi, Kay tidak sempat sarapan karena ia harus masuk pagi untuk piket ruang kelas. Setelah sampai di sekolah, Kay pun menyapu ruang kelas dengan muka yang tampak seperti pemalas dan cara sapunya tidak benar, lalu Liza menegur Kay agar sapu dengan cara yang benar dan baik agar kelas tampak lebih bersih dan indah.
Saat ia sedang berada di dalam kelas, si kembar penyebar gosip dan satu teman cowok gemulainya datang dan menghampiri Kaynara dengan heboh. Mereka bertiga teriak serempak, dan Kay pun kesal lalu menyebut mereka monyet. Lalu si kembar itu tanya pada Kay apakah Kay sudah melihat atau belum akun base SMA Cempaka? Ketiga orang itu bilang ke Kay kalau hari ini Kaynara menjadi topik utama mereka karena mereka memposting foto yang ia foto bersama Arafka suaminya saat sedang bersamanya di Korea tempat di mana mereka menikah. Akun gosip sekolah pasti ramai jika membahas primadona sekolah itu, Kaynara pun kesal dan menyuruh mereka untuk menghapus postingan itu sekarang juga dan berhenti nyebar gosip sampah murahan seperti itu. Bentak Kay kepada mereka. Ia katakana bahwa ia kesal baca komentar anak-anak sekolah yang tidak masuk akal itu.
Suatu hari, Arafka mengikuti turnamen basket terakhir sebelum pensiun. Kali ini Kay datang dengan persiapan yang heboh, mulai dari Jersey basket yang ia gunakan dengan nomor punggung yang sering digunakan Arafka yaitu nomor ‘01’. Tak hanya itu, Kay juga membawa hand banner yang menampakkan wajah Arafka di sudut banner dan ada tulisan ‘BUMI MILIK KAY’ di tengah-tengah hand banner tersebut.
Tak lupa juga, Kay memakai sepasang jepit pita yang diberikan Arafka beberapa waktu lalu. Semua orang bersorak saat melihat anggota Tiger Black memasuki lapangan sembari melambaikan tangan. Hanya Arafka yang diam dan tidak melambai, tapi matanya terus mencari keberadaan Kay. Senyumnya terbit saat melihat Kay yang tengah mengangkat hand banner -nya.
Di suatu hari, Kay pun meminta Arafka untuk honeymoon. Arafka yang mendengar itu langsung terkejut dan menanyakan kepada Kaynara apakah kaynara hanya mimpi. Tetapi Kaynara berkata jujur pada Arafka kalau ia sangat menginginkan untuk segera mempunyai baby. Dan pada suatu hari, Arafka membeli tiket untuk mereka pergi ke Bali untuk honeymoon. Setelah mereka punlang dari honeymoon, Kaynara pun hamil dan melahirkan seorang anak yang bernama Arkan. Mereka pun mempunyai keluarga kecil yang sangat bahagia.
Kelebihan buku
- Ilustrasi dan desain sampul yang menarik.
- Nilai kehidupan dan makna cinta.
Kekurangan buku
- Beberapa dialog terasa kurang natural dan kata yang digunakan kurang jelas dan sulit untuk dibaca dan dimengerti.
- Tema yang digunakan adalah tema yang familiar
Kesimpulan
“Bumi Milik Kay” adalah novel yang cocok untuk pembaca yang menyukai kisah cinta dan penuh makna dan emosional, dengan gaya bahasa yang lembut dan melankolis. Walaupun alurnya agak lambat, pesan moral dan perasaan yang disampaikan sangat kuat.














