Example 700x300
Example floating
Example floating
Refleksi

Kekuatan Dari Disiplin

244
×

Kekuatan Dari Disiplin

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Oleh Aris Wawo, SVD
Tinggal di Biara Bruder gregorius TDM IV

Kehidupan ini bergulir, berganti, berubah dan kacau. Ia bergulir karena waktu selalu mengalir. Ia berganti, karena setiap waktu mengisahkan pengalaman yang berbeda. Ia berubah karena dalam waktu manusia berjuang menemukan identitasnya. Ia kacau, karena kekacauan iklim sering terjadi dan dapat dengan mudah menggerogoti alam dan isinya

Example 300250

Di hadapan realitas hidup di atas, disiplin menjadi sangat penting dan berdaya ubah. Ia lebih penting dari sekadar motivasi. Ia adalah mesin yang menggerakkan motivasi. Saya dapat umpamakan motivasi seperti benih dan disiplin adalah air. Betapa pentingnya air untuk menumbuhkan benih.

Di banyak media sosial dan paltform digital, banyak motivator yang memberi inspirasi. Kata-kata mutiara bak jamur di musim hujan. Ia tumbuh tanpa disuruh. Satu hal yang sering luput dari perhatian kita adalah disiplin. Disiplin lebih dari sekadar motivasi.

Izinkanlah saya menjelaskan “displin” secara etimologis. Disiplin berasal dari kata bahasa latin diciplina, dari kata discere yang berarti belajar. Discere erat kaitanya dengan discipulus yang berarti murid. Saya dapat artikan disiplin itu adalah cara atau strategi seseorang untuk menjadi pembelajar abadi. Ketika disiplin dijalankan, dalam dirinya tampak “murid” yang selalu siap belajar.

Pertanyaan, mengapa disiplin lebih dari sekadar motivasi? Beberapa poin ini dapat menjadi jawaban. Pertama, motivasi mudah hilang (menguap, hilang), disiplin membentuk karakter (tidak menguap, tidak hilang). Kata-kata bijak mudah dipahami, juga mudah dilupakan. Sedangkan disiplin dibangun berdasarkan keputusan sadar untuk mencapai masa depan. Ia bertahan, dan kekal.

Kata-kata motivasi lebih memenuhi mood seseorang yang tidak selalu stabil. Boleh jadi, saat ini dia menjalankan kegiatan dengan semangat, dan pada waktu yang lain ia menyerah. Kata-kata motivasi seperti kata-kata penghibur pada waktu seseorang mengalami “sesuatu” pada dirinya.

Tidak demikian dengan disiplin. Disiplin memberi perhatian pada pembentukan karakter. Setiap kali memaksa diri untuk disiplin, pada saat yang sama kita membangun karakter diri. Ia melatih otot mental, dan menegaskan bahwa latihan disiplin adalah cara menjadi tuan atas hidup ini.

Kedua, disiplin menjadikan hidup ini kokoh. Orang yang disiplin tidak berhenti karena gagal, ia menemukan arah dalam kegagalan. Di dunia nyata, pemenang atas kehidupan bukan yang paling bersemangat, tapi yang bertahan dalam kegagalan dan setia membangun arah hidup baru. Ketahanan itu lahir dari disiplin.

Ketiga, disiplin memberi bukti bukan janji. Orang yang disiplin mengerjakan sesuatu sampai tuntas. Ia fokus. Tidak menyibukkan dirinya dengan hal-hal lain. Ia memberi diri untuk tugas yang dipercayakan kepadanya sampai tuntas.

Keempat, disiplin mngubah “rutinitas menjadi identitas”. Banyak orang keliru mendefinisikan disiplin. Disiplin di lembaga apa pun lebih dilihat sebagai cara untuk mendapatkan nilai positif dari sesamanya. Ia membangun disiplin sebagai upaya untuk dinilai bahwa ia hadir tepat waktu.

Tidak demikian disiplin sebagai identitas. Ketika disiplin menjadi identitas, ia menjadi pribadi yang konsisten. Disiplin sudah menjadi pola hidup yang alami, sebab disiplin sudah dibangun sejak dini. Otot dan gerak tubuh sudah dilatih, dan latihan itu menjadi irama hidup harian. Pada titik ini, disiplin itu berdaya ubah. Ia tidak lagi membutuhkan perubahan. Ia adalah perubahan itu sendiri karena ia sudah menjadi identitas diri.

Pada gilirannya, disiplin bukan momok yang menakutkan. Ia adalah penggerak yang menjadikan hidup ini berdampak. Ia seperti “air” yang memberi kehidupan.  Yang disiplin adalah yang selalu mengakui dirinya sebagai pembelajar seumur hidup. Semoga disiplin menjadi identitas semua masyarakat indonesia.

 

Example floating

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *